spot_img

Hukuman Pelaku Judi Online, Apakah Bisa Dipidana?

Baca Juga

Kemajuan sistem informasi dan teknologi masih membawa dampak negatif, hal ini dibuktikan dengan tersebarnya situs perjudian online. Upaya pemerintah dalam menekan tingkat perjudian di Indonesia, masih membutuhkan usaha lebih. Oleh karena itu pemerintah memberikan hukuman pelaku judi online, agar semakin jera.

Kemudahan dalam mengakses internet disertai kemudahan mendapatkan informasi terkait situs judi online, dikhawatirkan akan berdampak kepada anak dibawah umur jika tanpa pengawasan. Walaupun tidak bisa dipastikan usia dari pelaku judi online ini, namun tidak dapat dipungkiri bahwa akan ada anak atau remaja yang melakukan perjudian online.

Setelah melihat fenomena terkait perjudian online ini, bagaimana tentang hukuman pelaku judi online di Indonesia?

Hukuman Pelaku Judi Online
Peraturan terkait perjudian, sudah diatur dalam beberapa pasal, salah satu yang mengatur pasal perjudian yaitu Pasal 303 bis Ayat (1) KUHP, sedangkan untuk pasal perjudian online diatur dalam Pasal 27 Ayat (2) UU ITE No.11 Tahun 2008 dan UU Pasal 45 Ayat (2) No.19 Tahun 2016.

Hukuman pelaku judi online dalam penanganan kasusnya akan sangat berbeda dengan perjudian biasa, hal ini didasarkan karena para pelaku judi online menggunakan sistem canggih, yang berbeda dengan judi seperti remi, sabung ayam atau toto gelap (togel).

Namun, hukuman pelaku judi online dan judi biasa tetap dijerat dengan pasal yang berlaku, hukuman bagi pelaku judi biasa tentunya akan dikenakan pasal pada KUHP karena jika dijerat oleh pasal 45 ayat (2) UU ITE harus ada pentransmisian, dimana hal ini tidak ditemukan dalam judi biasa.

Untuk pelaku judi online akan dijerat berdasarkan Pasal 45 ayat (2) UU ITE, sanksi daripada pasal tersebut yaitu dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Langkah Hukum Menghadapi Perjudian
Berbeda dengan langkah hukum menghadapi judi online, perjudian biasa yang dilakukan secara langsung akan sangat mudah ditangkap oleh aparat penegak hukum jika ada yang melaporkannya. Sebagai masyarakat akan merasa resah jika terdapat pelaku judi di sekitar rumahnya.

Untuk memberikan efek jera terhadap pelaku perjudian dan agar pelaku diamankan oleh penegak hukum masyarakat sebaiknya melakukan tindakan tegas dengan cara melaporkan pelaku perjudian tersebut ke kantor polisi.

Namun, sebagai masyarakat yang mendapati para pelaku perjudian di sekitar rumah harus membawa bukti yang kuat agar pelaku dapat dijerat sesuai dengan pasal yang berlaku. Jika para pelaku terbukti melakukan perjudian, dan salah satu perjudian yang mereka lakukan adalah toto gelap (togel) maka pelaku akan dijerat sesuai dengan pasal perjudian togel.

Tentu hal ini jauh lebih mudah dibandingkan untuk memberi hukuman pelaku judi online, yang hingga saat ini masyarakat biasa tidak dapat melaporkannya secara langsung karena tidak dapat menyertakan bukti yang kuat.

Mengenai hukuman pelaku perjudian online saat ini pemerintah sudah membuat peraturan khusus yang dapat dengan mudah menangkap para pelaku dan penyelenggaranya perjudian online tersebut.

- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru