spot_img

Ada Apakah PJ Bupati dan Kadisbudpora Dipanggil DPRD Kabupaten Bekasi

Baca Juga

Ada Apakah PJ Bupati dan Kadisbudpora Dipanggil DPRD Kabupaten Bekasi

PMP Kabupaten Bekasi – Buntut Pemanggilan PJ Bupati dan Kadisbudpora oleh komisi II dan Ketua DPRD kabupaten Bekasi terkait marak nya pemberitaan ada nya pemotongan 30% dari Bonus Atlet National Paralympic Committe Indonesia (NPCI) peraih medali Emas di peparnas Paua XVI 2021 jadi sorotan Sujana Kusnadi Aktipis pemerhati kebijakan pemerintahan.

Dalam Perscom nya di Pallet Coffe Jl. Pilar Sukatani di desa Sukaraya kec. Karang bahagia kabupaten bekasi pada Jum,at 01/07/2021 Soerjana Koesnadie kerap di sapa bang Cingik memaparkan analisa nya tentang marak nya berbagai pemberitaan di media tentang National Paralimpic Comitee Indonesia Kabupaten Bekasi.

“Pemanggilan PJ Bupati dan Kadisbudpora sebagai yang berikan restu pencairan dana hibah 30 milyar itu sudah benar, tapi yang sangat di sayangkan tidak ada kabar berita nya yang bisa di ketahui oleh masyarakat, belum ada keterbukaan informasi publik, ujar Cingik.

“Menyikapi permasalahan pemotongan Bonus atlet peraih medali Emas di peparnas 2021 saya sangat menyayangkan, pasal nya ko tega yah, bukannya berterimakasih pada atlet disabilitas Berprestasi dan harusnya jangan hanya pemprov yang memberi tapi Pemda pun lebih wajib untuk menambah Bonus tersebut, bukan malah memotong nya, lalu mengalir kemana pemotongan tersebut?!! Sebab yang dilakukan oleh selalu sekretaris npci Kab Bekasi yang mempergunakan rekening pribadinya sebagai penampung dana potongan disinyalir kuat adalah bentuk rekayasa. Pada tahun 2019 ada 5 pengurus cabor yg di pecat karena mempertanyakan pemotongan bonus atlet” sambung Cingik.

“Melihat beberapa pemberitaan dari mulai th 2019 sampai 2022 ini NPC kabupaten Bekasi selalu saja ada permasalahan, harus nya komisi II DPRD dan Disbudpora segera ambil langkah tegas agar tidak menghambat Peparda yang akan di gelar di Kabupaten Bekasi ini, saya rasa kekisruhan selama ini bukti ketidak becusan kepengurusan yang menyebabkan ramai nya pemberitaan miring”,. Tutur cingik
.
“Bahkan ada satu media milik anggota Humas NPC yang memberitakan terkait pemerasan olah salah satu oknum Jurnalis, kenapa tidak di laporkan saja ke pihak yang berwajib, saya sangat mendukung itu , dan inti nya agar masalah ini tidak berlarut dan terkesan menjelekan citra semua insan Pers, ( baca patriotbekasi,com edisi juni 10 2022) wajib ada ketegasan dari Humas juga ketua NPC.” Tegas Cingik.

“Saya berharap untuk kedepan nanti para pengurus NPCI bisa lebih dewasa lagi, jangan sampai terkesan menjadikan NPC sebagai ladang usaha untuk kantong pribadi, pakailah Hati nurani terlebih pengurus yang Normal, beritakan yang harus di beritakan jangan sampai terkesan menulis untuk menutupi kesalahan,” sambung soerjana.

“Terakhir saya berpesan pada Kadisbudpora juga komisi II DPRD segera melakukan perombakan kepengurusan yang saya pantau kurang sedap di dengar, agar tidak ada lagi pemberitaan yang beraneka ragam, kita mau yang terbaik di untuk kabupaten kita ini, itu wajib mengingat sesuai data NPC dari Tahun 2019 yang semua ada pada saya” pungkas Cingik. (Ron)

- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru